Category Archives: keluarga

Tahun Baru Ala Batak, Penuh dengan Mandok Hata

Standard

Screenshot_2016-01-01-20-25-03_1Setiap malam tahun baru, ada satu tradisi Batak yang amat saya suka. Mandok hata. Secara harafiah, mandok hata artinya memberikan kata sambutan, kesan dan pesan. Hampir semua urusan adat orang Batak diisi dengan sesi mandok hata. Semuanya harus ngomong, mulai dari yang paling muda sampai yang paling tua.

Hanya saja buat saya, sesi mandok hata di malam tahun baru lebih hangat karena penuh dengan pesan kekeluargaan yang kuat. Bayangin dari sesi ngomong-ngomong gitu aja kita sudah bisa berasa hangat tanpa perlu petasan atau kembang api hehehe. Apa spesialnya mandok hata di malam tahun baru?

Read the rest of this entry

Selamat Hari Perempuan, Mama

Standard

Hari Ibu. Ada yang tahu kalau ternyata hari Ibu di Indonesia itu cikal-bakalnya dari Kongres Perempuan pertama di Indonesia. Perempuan-perempuan hebat dari 30 organisasi di 12 kota Jawa dan Sumatera berkumpul di Yogyakarta pada 22-25 Desember 1928. Meski ini kongres pertama, tapi sebenarnya organisasi perempuan di Indonesia sudah ada sejak 1912. Keren ya!

Bayangin di tahun Indonesia masih dijajah, para perempuan itu sudah membahas tentang hak perempuan di bidang pendidikan, kesehatan, dan pernikahan. Kenapa? Karena mereka sadar untuk terlepas dari belenggu penjajah, perempuan tidak cukup sekadar berani tapi perempuan harus cerdas!

Dan pada Kongres Perempuan Indonesia yang ketiga, 1938 di Bandung, 22 Desember ditetapkan sebagai hari Ibu. Di masa begitu banyak selubung tabu menutupi persepsi perempuan, para perempuan-perempuan hebat itu justru bersuara lantang tentang bagaimana peran aktif mereka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jadi sebenarnya hari Ibu di Indonesia adalah hari perayaan semangat perempuan Indonesia dalam memberdayakan diri mereka. 

hari ibu kolaseTahun ini saya memberi ide kepada Daniel untuk mengapresiasi kedua ibu kami yang luar biasa. Kami memilih untuk mengekspresikan rasa bangga kami kepada mereka berdua dengan rangkaian bunga. Mengapa ?

Read the rest of this entry

Bertutur Positif Demi Anak Berkarakter Positif

Standard
Forum Ngobras Perdana Bareng Psikolog Naomi Soetikno, M.Pd, Psi

Forum Ngobras Perdana Bareng Psikolog Naomi Soetikno, M.Pd, Psi

Apa tanda acara diskusi yang kita datangin itu menarik? Kalau saya, isi kepalanya meletup-letup dan kaga bakal berenti kalau belum ditulis di blog. Persis seperti sekarang, bawaannya pengen ketak-ketik buat nulis hasil diskusi santai yang kemarin saya datangin.

Jadi saya diundang sama ForumNgobras. Ini adalah forum yang dibentuk oleh beberapa jurnalis kesehatan super wahid di Jakarta. Forum Ngobras (Ngobrol Bareng Sahabat) bikin diskusi untuk membahas berbagai isu menarik, yang kebetulan di event perdana mereka kemarin, temanya adalah Kekerasan Verbal Terhadap Anak.

Suasana diskusinya santai banget karena dibikin di coworking space  Nutrifood Inspiring Center. Biarpun suasananya santai tapi diskusi sangat berisi karena langsung menghadirkan psikolog dari Universitas Tarumanegara. Iya psikolog yang mengembalikan kita para orang dewasa ke jalan yang benar dalam berinteraksi dengan anak-anak.  Psikolognya, Naomi Soetikno, M.Pd, Psi, juga murah hati sekali dalam berbagi ilmunya bikin peserta yang datang, termasuk saya mengevaluasi diri dalam berinteraksi dengan anak-anak.

Meski belum punya anak, tapi interaksi dengan anak-anak adalah menu favorit saya. Sebagai namboru buat keponakan saya yang super centil atau tante dari anak-anak teman saya yang lucu-lucu, saya merasa punya tanggung jawab menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan mereka. Iya loh menurut saya, orang dewasa yang ada di sekitar anak-anak bertanggung jawab untuk melindungi mereka dari segala macam bentuk kekerasan. Okey mari kita mulai kupas letupan-letupannya biar isi kepala saya tidak berhamburan tak berguna. Halah. 

Read the rest of this entry

Happy Sweet 70th Among Ganteng

Standard
selamat ultah bapak

Selamat Merayakan Hidup Among Ganteng 😀

This post is dedicated to one and only Marison Siagian or Bapak.

Saat sadar tahun ini Bapak ulang tahun yang ke-70 tahun, saya senang luar biasa. Senang karena berarti Bapak sudah 70 kali merayakan ulang tahun, satu rutinitas perayaan yang luar biasa. Perayaan ini menujukkan betapa Tuhan sudah begitu baik memberikan banyak berkat hingga Bapak bisa sampai pada hari ini.

Ngomong-ngomong soal ulang tahun Bapak, Priska jadi ingat, dulu pas waktu masih SD, pernah nabung untuk beliin Bapak notes karena tahu Bapak suka nulis. Alasannya sangat sederhana ketika itu. Bapak memang sangat suka menulis, setiap kali ketemu dengan ide atau kata-kata menarik, Bapak akan menulisnya, “Biar ngga lupa,” begitu biasanya Bapak memberikan alasan. Tapi alasan biar tidak lupa ini membuat Bapak merangkai kata-kata itu di mana saja, mulai dari bungkus rokok, di pinggir koran, atau di buku tulis yang paling dekat. Alhasil rekam jejak tulisannya ada di mana-mana, dan dengan pikiran sederhana seorang anak SD maka Priska belikan notes itu. Semoga semua kata-katanya bisa tersimpan dengan baik di notes yang pas disaku kemeja itu.

Priska masih ingat gambar di notesnya ada gambar  perempuan yang menangkap hati di awan dan di samping perempuan ini ada sangkar tempat menyimpan hati-hati itu. Ada tulisannya juga di sampingnya, tapi Priska ngga ingat persisnya gimana. Sepertinya sesuatu yang berhubungan dengan cinta yang akan selalu disimpan dan dijaga. Hahahaha kalau diingat sekarang, itu notes kaya mau dikasih ke pacar ya padahal ke Bapak sendiri. Ya sesederhana itulah cara Priska mengucapkan selama ulang tahun, biar Bapak bisa terus menulis.

Read the rest of this entry

What Sitcom Teach Me About Family Bonding

Standard

the cosby show versi reuni

Lately, my husband Daniel, attracts my attention to The Cosby Show. I know, this an old sitcom series and I do have memories liking it. But watching it all over again has given me a new perspective.

I remember one day, watching the Oprah Winfrey Show where they discussed about how The Cosby Show has influenced parents role in the family. In term of parenting, The Cosby Show has become a fun ‘class’.  On the other hand, The Cosby Show has become a declaration of middle class African American families to be a part of the United State by building strong nation from their roots, which is family.

Watching it again has also reminded me of other family sitcoms at that time. Does 80’s family sitcom series ring you a bell? Beside The Cosby Show, I also remember Growing Pains.

These sitcoms have few things in common, one of which is father playing bigger role in parenting. Both family sitcom put Mr. Huxtable and Dr. Jason Seaver take more care of the kids. In fact, Dr. Seaver, works as psychiatrist at home because his wife, Maggie, goes back to work as a reporter. The most interesting part that attracts me much is how these sitcoms has portrait an ideal family in raising a big happy family.

Read the rest of this entry