02:45 = Random Attack

Standard

Ketika huruf pertama mulai saya tekan di keyboard laptop milik kantor ini, jam di kamar menunjukkan 02.45 malam. Yup, ini hari baru dan saya masih belum bisa tidur karena begitu banyak pikiran random yang minta ‘dimuntahkan’ ke dalam blog kecintaan saya. So here they comes the random attack.

  • Angka = Cobaan menjelang pernikahan.

Tau apa yang paling sensitif tapi paling sering dibicarakan menjelang pernikahan? ANGKA! Iya angka, ini unsur yang paling penting sekaligus paling mengoyak-ngoyak emosi, mulai dari angka undangan, angka porsi makanan, sampai angka total budget dari sebuah pernikahan. Kalau udah ngomongin ini, jantung rasanya berdetak kaga karuan. Kadang-kadang do tapi bisa jadi dia fis, itu loh nada fa yang dinaikan setengah. Bunyinya? Mirip intonasi suara yang pengen teriak tapi ngga bisa full juga karena begitu banyak yang nyangkut sehingga intonasi ngga bisa bulet nyampe ke nada sol.

Lihat betapa randomnya saya. Okeh kembali ke topik.

Tapi ini angka membawa saya dan pacar yang juga tunangan saya yang sebentar lagi bakal jadi suami saya, ke banyak hal. Angka pertama membuat kita punya tanggal pernikahan. Angka cantik 10-11-12. Kalau kata pacar saya yang ndut dan enak buat dicium-cium itu, ini tanggal sedikit berkaitan dengan dia sebagai lulusan ITS, Institut Teknologi Sepuluh November. Dan kebenaran aja 10 November di tahun ini, jatuh di hari sabtu dengan urutan angka yang berjenjang ketika hari, bulan, serta tahunnya disatukan. Orang Cina percaya ini tanda untuk rejeki yang berjenjang, Amin. Melihat begitu banyak energi positif dari urutan angka itu, ya saya manggut-manggut aja ketika pacar saya bilang, 10 November itu tanggal yang bagus buat nikah. Lagian, tanggal itu adalah 8 hari menjelang ulang tahun saya, jadi saya berpeluang dapat dua kado hihihihii.

Itu cerita romantis soal angka. Oh ada lagi malah cerita romantis lainnya. Pas lamaran, secara ngga sengaja semua unsurnya bersimbolkan angka yang berjenjang. Mulai dari uang mas kawin yang 10 juta rupiah, 11 bingkisan seserahan, sampai 12 kuntum bunga mawar yang dikasih khusus buat saya. Semuanya terjadi tanpa disengaja karena bingkisan dan bunga itu bukan saya atau pacar saya yang mengurus, melainkan keluarga dan seorang teman yang baik hati. Jadi ya kebetulan yang menyenangkan lah.

Lah trus cerita cobaan yang terkait dengan angkanya mana? Banyak. Tapi pertemuan dengan angka yang bikin deg-degan ini, ternyata membuat saya dan pacar saya menjadi saling menguatkan. Kalau dia lagi deg-degan bertemu dengan angka, saya coba untuk menenangkan dan menyemangati. Hal sama juga dilakukan pacar saya ketika saya uring-uringan lihat angkat, pacar saya akan mulai menenangkan saya. Malah kalau lagi barengan, dia akan usap-usap punggung atau kepala saya, plus ciuman manis lah. Beberapa waktu lalu saat kita ke Gereja, pendetanya bilang, cinta yang baik itu adalah cinta yang menumbuhkan satu sama lain, itu cinta sejati. I think i have found my true love πŸ˜€

Jadi buat yang lagi siap-siap mau nikah, jangan alergi sama angka. Karena pertama, kita ngga akan bisa menghindar dari angka itu. Dia membentuk hari pernikahan dan dia juga bikin kita senewen menjelang pernikahan. Tapi kedua, kita bisa mempersepsikan angka-angka itu sebagai formula matematis untuk menumbuhkan cinta lebih dalam. Saya percaya kalau ini bisa dilalui bersama, maka kedepannya rasa cinta yang kita punya bisa menemani untuk melalui apapun juga. Amin.

  • Yasha dan Shira, dua bocah super aktif yang selalu ngangenin.

Saya baru benar-benar tahu bagaimana rasanya selalu dinantikan oleh bocah-bocah lucu. Yasha dan Shira adalah dua bocah yang memperkenalkan saya akan sensasi rasa itu. Ini dua anak lincah kalau ketemu saya sama pacar saya, girangnya bukan main. Malah tadi Shira lari secepat kuda pas liat saya nyampe di apartemen mereka. Dipeluk, disalam, dan disambut dengan ucapan, “Tante ama Om datangnya lama banget sih.” Belum selesai jawab pertanyaan Shira, kakaknya, Yasha ikutan lari sambil narik tante mereka Nida. Seneng banget deh.

Tapi sebenarnya mereka lebih seneng liat pacar saya, Daniel. Karena Daniel suka gendong-gendong mereka. Kalau sesi gendong sudah dimulai, mereka akan rebutan untuk minta digendong. Dan manisnya pacar saya itu, dia mau banget gendong sambil ketawa-ketawa walau kecapean sebenarnya hahahaha.

Hari ini saya punya bukti betapa mereka gelendotan bukan main kalau sama Daniel. Lucunya pas saya pasang foto itu sambil bikin status di smartphone saya, “Dua anak monyet naik kuda nil” beberapa teman berkomentar dengan cepat. “Ih lucu fotonya”; “Awww…so sweet” atau “Pacar lu baik amat sih.” Hahahahaaha tapi mereka emang lucu kalau lagi gendong-gendongan gitu. Saya malah sering ngga tahan, langsung buru-buru temprokin mereka bertiga biar tambah rame agenda gendong-gendongannya hahahaha.

Ah pasti selalu seru lah kalau ketemuan sama Yasha dan Shira. Mereka bener-bener kasih banyak energi buat saya yang sering deg-degan ketemu angka belakangan ini…iya loh kembali ke angka.

  • Β High quality jomblo = Geek

Dua hari lalu, saya dikasih link video itu sama Daniel. Dan ekspresi pertama saya, one sexy geek…ada nomer teleponnya ngga? Hahaha…saya ngga tahu, tapi belakangan saya ngeliat geek mulai menarik perhatian. Soalnya geek itu bisa banget diajakin ngomong apa aja. Malah saya jadi suka nonton video youtube soal science kalau dibawainnya secara menarik. Ya begitulah saya mempersepsikan geek. Selama enak diajakin ngomong apa-apa, mereka menarik kok dan menyenangkan.

Well my sexy geek proof that. Iya, saya nulis nama dia begitu di ponsel saya. My sexy geek. Sampai ada satu waktu, saya baru nyadar, ketika mengirim email dari ponsel cerdas itu yang masuk ke dalam kolom namanya adalah nick name yang tersimpan dalam ponsel. Dan tebak waktu itu saya kirim email ke siapa? Pastor di gereja dan saya menautkan pacar saya dengan sebutan My sexy geek…wakakakakakaka….

Tapi maap ya, this sexy geek…is on his way to be taken by me…qiqiqiqiqqi

 

Tunggu…tunggu deh…ini kenapa random gua temanya dia semua…okeh ternyata jam 02.45 itu bukan waktunya random attack tapi waktunya galau karena rindu sama pacar cakep yang ndut dan enak digigit, apalagi di cium-cium…qiqiqiqiqiqiqiqi…

 

I love you Daniel…

 

 

Advertisements

5 responses »

  1. masih tentang angka…untung pas nulis ini lo lg ga ditemenin bergelas2 margarita ya..hahahahahaha. ah anak2 ni bruntung skali punya tante priska&om daniel.yuk ah main k rumahku lg,skalian kupanggil tukang urut *iniserius! makasi ya priskaaaaaa…….. *telhalu

  2. udah lama gak buka blogmu mbak, akhirnya dituliskan dengan keren itu perasaan bertemu angka-angka πŸ™‚ semoga lancar semuanya yahhh dan angka-angka itu mempermudah semuanya πŸ™‚
    kebetulan banget dong itu yah mawarnya 12, cuma segitu aja yang tersisa di toko bunga malam itu πŸ™‚

  3. Pingback: Setahun Menikah dan 32 Tahun | Flying so light to the sky

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s