Ritual Bercinta

Standard

Saat ini kita makan
Setelah itu, kita minum

Lalu kita berjalan mengitari rutinitas kedagingan.

Jantung yang berdegup
Wajah yang merona
Senyum yang melintas
Hingga tawa yang menetaskan kepekatan.

Dan kita pun membiarkan semuanya terjadi
Merebahkan kesadaran
Melucuti keberadaan
Demi sebuah rasa yang kita sebut, BERCINTA.

Iya cinta, sebentar lagi kita melakukan itu semua
Menggenggam tangan sambil menatap bola mata
Bola mata yang warnanya kerap berganti dengan sajak-sajak cinta yang kita nyanyikan.

Jejak tanah yang sama
Resapi udara yang sama
Hadapi matahari yang sama
Seperti ketika kita berlindung di derai hujan yang sama.

Iya, ini pesan untukmu yang tengah menantiku dengan degup jantung
Mengulurkan tangan dengan berani sambil menunjuk hati yang terbuka.

Ini pesan untukmu yang menatap kata dalam keheningan
Dan menyimpan keberanian demi menunggu kilau bintang dan bulan purnama

Ini pesan untukmu yang merakit cinta tak hanya pada kata-kata tak bertuan
Tapi lebih memilih menguntainya dalam kenyataan.

Mari kita bercinta.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s