3 Tahun Kebersamaan

Standard

6 November lalu, saya dan pacar merayakan komitmen kebersamaan.Hmmmm….komitmen kebersamaan, dulu pas mengawalinya, modal saya hanya rasa suka karena enak diajak ngomong dan pintar. Tapi seiring berjalannya waktu, rasa suka saya berubah jadi nyaman.

Saya bisa jadi anak kecil yang super manja setiap kali bersama dia. Benar-benar berusaha untuk membuat dia hanya memperhatikan saya. Rasa nyaman juga membuat saya tenang setiap kali bergandengan atau berpelukan dengan dia. Bahkan setiap kali kami akan berpisah, saya selalu menyelipkan doa dalam hati, meminta Pemilik Cinta untuk mengijikan kami menikmati rasa ini selamanya.

Meski berjalan lumayan lama, kami masih berbeda pendapat dalam beberapa hal. Saya termasuk orang yang cuek dan santai dalam menjalani hidup. Sedangkan pacar saya, sangat serius dan mendalami semua rutinitas dengan kening berkerut. Kadang-kadang sih saya berpikir, apa pacar saya ngga cape mikir ribet begitu? Tapi tidak jarang juga saya mengagumi pikirannya yang filosofis.

Kalau soal kesamaan, ntah bagaimana menjelaskannya secara detail, tapi saya percaya kita berdua punya passion atas apa yang kita jalanin. Itu kenapa, selalu menyenangkan untuk berbagi cerita dan “pikiran” liar bersama dia. Alhasil rasa cinta kami semakin dalam dan ini semua menyenangkan.

Kami juga sadar, pembatasan sosial atas identitas yang kami punya menjadi “kerikil” besar dalam perjalanan kebersamaan kami. Tapi kami punya keyakinan, rasa ini tulus yang kemudian membuat kami memberanikan diri untuk fight for it. Dengan mengirim beribu doa dan pengertian pada orang-orang sekitar, saya yakin semuanya akan bisa dilalui dengan segala keyakinan serta risiko yang siap diterima.

Saya hanya meminta, kami bisa berbagi hidup selamanya. Dia menjadi rekan hidup saya dan saya menjadi rekan hidupnya. Dia memenuhi gelas kasih eros saya dan saya melakukan hal yang sama dengan senang hati 😀

Makasih ya sayang, buat kebersamaan ini. Kalau memperingati komitmen berpacaran saja begitu bikin kita deg-degan, pasti lebih enak kalau kita bisa memperbesar rasanya dengan komitmen hidup bersama. Karena itu, yuk kita tetap menyakini apa yang kita punya karena hanya keyakinanlah yang bisa mengantarkan alam untuk mendukung segala impian kita. Sayang kamu banget dan miss you already everytime.God bless you sayang 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s