A Sign

Standard

Pernahkah kamu ngerasain pengen sesuatu teramat semangat tapi tidak yakin apakah hal itu yang terbaik. Bila di posisi seperti ini yang biasa saya lakukan adalah meminta petunjuk Sang Empunya pertanda.

Kalau memang apa yang diinginkan yang terbaik, diukur berdasarkan Sang Pemberi Tanda melancarkan segala sesuatunya. Tapi kalau apa yang diinginkan bukan yang terbaik, ya tidak perlu proses yang lancar.

Tapi lucunya, pertanda yang saya inginkan mengalami pasang surut. Untuk satu waktu semuanya dimudahkan. Lalu tiba-tiba, mendekati waktu eksekusi mejewantahkan keputusan, ada aja rintangannya. Dan ketika memutuskan untuk membatalkan pengejewantahan keputusan itu, kemudahan diberikan lagi.

Kalau kondisinya seperti itu, apakah itu pertanda baik atau pertanda buruk. Pertanda bahwa sesuatu yang kita inginkan itu baik buat kita atau sebaliknya?

Gimana sih caranya menilai sesuatu yang subjektif dengan kaca mata objektif? What is a good sign or what is a bad sign…Oh now give me a sign …

Advertisements

One response »

  1. g nggak terlalu ngerti soal pertanda pris..even setelah membaca buku sang alkemis heheh..tapi menurut g ketika lu menginginkan sesuatu, lakukanlah yang terbaik untuk mencapai itu. kalau memang akhirnya tidak tercapai yakinlah bahwa suatu hari akan tercapai, mungkin belum waktunya saat ini…selama sesuatu yang lu inginkan itu baik. bagaimana mengukur baik? common sense aja, apa yang lu inginkan tidak merugikan atau menyakiti orang lain secara langsung (atau lu tidak bermaksud untuk itu)…kali yaaa…basil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s