Kelelahan

Standard

Ntahlah, mungkin saya sedang jenuh atau saya kecapean, tapi saya sedang merasa bosan luar biasa. Rutinitas membuat saya kelelahan, mungkin juga karena saya sedang terserang flu berat jadi cepat cape.

Saya ingin liburan panjang. Ingin membaca buku seharian sambil duduk-duduk di pelataran museum atu gedung tua. Saya ingin belanja baju atau sepatu sampai mabok.

Gimana ya caranya kita bisa dibayar dengan melakukan hal yang kita sukai? Hmmm…sepertinya saya benar-benar kelelahan. Saya butuh “opium” baru nih. Saya butuh baca jurnal perempuan, basis atau novel vulgar Ayu Utami. Saya butuh merasakan ekstase dari kontemplasi pikiran yang melumut tanpa arti.

Ah sayang,kamu pake ke luar negeri sih. Aku butuh terjerembab dalam pikiranmu yang ngga jelas. Atau menarik kamu dalam kontruksi genderku yang berlabirin. Ah…aku emang butuh ngomong dengan vocabulary ngga jelas seperti konstruksi gender yang berlabirin. Apaan lagi tuh artinya hihihihi…tapi aku suka istilah itu 😀

Advertisements

3 responses »

  1. iyah..skarang waktu membaca semakin kurang. makin bodoh nih. dulu waktu kuliah, masih bisa nyuri2 waktu minjem buku dari Batu Api -nya bang anton (bener ga?) dan membaca di warung (rumah). sekarang? berita..berita..berita..sepertinya, pekerjaan itu malah membuat orang makin bodoh ya. gw pernah mencoba membaca lg beberapa waktu lalu. Yak ampun, Putri Cina (Sindhunata) baru kelar sekitar 2 bulanan. weeeeks..si malausi malau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s