Ada Apa Di Bali ?

Standard

Dari dulu gua selalu pengen ke Bali karena sebutannya sebagai pulai eksotis jadi kekuatan magis sendiri buat gua. Dan semenjak SMP, SMA, dan Kuliah dengan pertambahan teman-teman selalu punya agenda untuk liburan ke bali. Tapi apa yang terjadi…BELUM KESAMPEAN sampai sekarang.

Dan kurang dari dua minggu lalu, si tukang es krim itu bilang kalau ada KEMUNGKINAN dia akan ditempatkan di Bali. Well karena yang ditekankan adalah kemungkinan, jadi kita berpikir itu bukan sesuatu yang penting. Alhasil dalam kurun waktu yang sangat singkat tukang es krim itu harus pergi juga ke bali. Ntahlah mungkin karena ini pertama kalinya kita bakalan jauhan dalam definisi jarak, jadi rada2 melow aja untuk menghadapi 26/6.

Sepertinya akan tambah sulit, biaya komunikasi akan lebih mahal, nonyor palanya juga jadi lebih tidak mungkin lagi, apalagi menirukan suara babi di kupingnya…yah mungkin dia akan lebih sering denger suara aslinya di sana. Belum apa2 udah kangen dan ngerasa sendirian nih yang…kamu jangan lama-lama ya di sana…I miss u already.

Dear God, tolong beri kemungkinan bagi aku untuk pergi ke bali sekedar melepas penat dari himpitan deadline yang mematikan. Ya sekedar untuk dicium, dipeluk dan pegangan tangan aja…that would be more than enough…AMIEN…..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s