Please Forgive Me Ya Honey

Standard

Aduh…sometimes kita emang harus bisa ngebedain mana yang harus diberikan reaksi cepat dan mana yang mesti ditunggu untuk mendapatkan cerita yang utuh. Ngga keburu-buru mencoba menyelesaikan masalah, udah gitu cara penyampaiannya salah lagi…Atau memang seharusnya kita tidak berkomen disaat kita dalam keadaan yang sangat “kacau”.

Akhirnya, terjadilah misunderstanding di sana-sini. Dan dia pun marah atau tepatnya kecewa…Phew…nyesel banget udah harus bertindak terburu-buru seperti itu. Ary, maaf ya..aku bener2 tidak bermaksud untuk membuat keadaan jadi tambah blunder. Aku berharap banget bahwa rasa kekecewaan atas salah persepsi itu, tidak akan jadi kayu bakar baru buat kamu.

Kadang kala kalo aku lagi kecewa, aku suka bilang “Shit do happen in big city”. Well it’s rude i know, tapi kadang kala emang banyak hal2 aneh yang di luar prediksi kita terjadi begitu aja. Bahkan dalam waktu yang sangat singkat.

Sebenarnya aku bingung mau menyampaikan secara enaknya gimana. Sorry, dari awal ngga ada niat untuk bikin kamu tambah BT.
MAAF YA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s